TERNATE – Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM, memimpin rapat koordinasi pemantapan kegiatan promosi berskala internasional bertajuk “Discover Natural Treasure”. Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta mulai 21 Maret hingga 31 Mei 2026.
Rapat yang digelar di Kantor Dinas Pariwisata Kota Ternate pada Senin (30/3/2026) tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan perangkat daerah, mulai dari Bappelitbangda, Dinas Pariwisata, DPMPTSP, Dinas Kebudayaan, hingga Diskominfo.
Fokus utama pertemuan ini adalah memastikan kesiapan teknis pameran, pertunjukan seni budaya, serta promosi kuliner khas Ternate yang akan mengisi ruang promosi selama 43 hari penuh. Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dan manajemen Hotel Borobudur.
Dalam keterangannya, Sekda Rizal Marsaoly menegaskan bahwa Ternate akan mengusung konsep penguatan city branding sebagai “Kota Rempah”. Fokus utama akan diletakkan pada sektor gastronomi atau kuliner berbasis rempah yang unik dan memiliki daya saing tinggi.
“Produk yang kami bawa adalah hasil kurasi ketat oleh Disperindag. Kami mencari nilai diferensiasi dan keunikan, khususnya yang berkaitan dengan gastronomi sebagai turunan dari branding Kota Rempah,” jelas Rizal.
Selain produk UMKM, kain batik, dan tenun, Pemkot Ternate juga akan menghadirkan kuliner khas yang diproduksi langsung di lokasi melalui kolaborasi antara pelaku usaha lokal dengan chef Hotel Borobudur.
Menariknya, Sekda mengungkapkan bahwa kegiatan besar ini dilaksanakan tanpa membebani anggaran daerah. Hal ini merupakan bentuk optimalisasi kerja sama yang memberikan manfaat besar bagi daerah dalam menjangkau pasar internasional.
“Target kita bukan semata-mata soal berapa produk yang terjual di sana, melainkan bagaimana menarik minat wisatawan, terutama mancanegara, agar datang langsung ke Ternate,” tegas Sekda.
Momentum promosi di Jakarta ini juga dikaitkan dengan persiapan Ternate sebagai tuan rumah Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) pada Agustus mendatang. Promosi di Hotel Borobudur dianggap sebagai strategi awal untuk memperkenalkan agenda nasional tersebut kepada publik luas dan influencer.
Sebagai tindak lanjut, perwakilan manajemen Hotel Borobudur telah berada di Ternate untuk meninjau kesiapan akhir. Agenda penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Ternate dan pihak hotel direncanakan berlangsung pada Rabu (1/4/2026) di Kantor Wali Kota Ternate.