Kapal Intim Teratai Kandas di Perairan Pulau Makian, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat

LABUHA – Kapal Intim Teratai yang melayani rute Pelabuhan Kupal (Halmahera Selatan) menuju Bastiong (Ternate) dilaporkan mengalami kecelakaan laut pada Selasa (17/2) dini hari. Kapal tersebut dikabarkan kandas di perairan luar Pulau Makian, Halmahera Selatan, setelah dihantam gelombang dalam kondisi cuaca gelap.

Informasi mengenai insiden ini pertama kali mencuat ke publik melalui siaran langsung di media sosial Facebook milik seorang penumpang bernama Lakai Larudi, yang juga merupakan seorang guru di Ternate. Melalui unggahannya, Lakai memberikan gambaran mencekam saat kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.00 WIT.

Dalam rekaman tersebut, suasana di sekitar lokasi tampak gelap gulita dengan kondisi laut yang bergelombang. “Ini Intim Teratai lagi celaka di Makian luar. Tolong, tolong,” ucap Lakai dalam siaran langsungnya. Terlihat pula upaya Anak Buah Kapal (ABK) yang terus mengirimkan sinyal darurat berupa distress red flare dan parachute signal ke langit malam untuk meminta pertolongan.

Beruntung, situasi mulai terkendali saat hari beranjak terang. Dalam laporan terbarunya pada pukul 06.51 WIT, Lakai mengabarkan bahwa seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi ke daratan. Posisi kapal sendiri terpantau kandas di atas karang, hanya berjarak sekitar 50 meter dari bibir pantai yang berbatu. Kabar ini pun dengan cepat menjadi perhatian publik dan telah dibagikan ratusan kali oleh warganet.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan dilaporkan telah meluncur ke lokasi kejadian untuk memastikan proses evakuasi berjalan tuntas dan memberikan bantuan medis bagi para penumpang. Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kandasnya kapal tersebut, namun koordinasi antara pihak otoritas pelabuhan dan tim penyelamat masih terus berlangsung di lapangan.