SOFIFI – Guna meningkatkan kinerja birokrasi, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, melantik 48 pejabat administrator dan pengawas. Pelantikan yang berlangsung di aula Nuku kantor gubernur pada Senin (25/8) ini didasarkan pada evaluasi ketat selama enam bulan terakhir.
Gubernur Sherly menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah nyata untuk memastikan aparatur pemerintah bekerja secara produktif. “Produktivitas menjadi pertimbangan utama dalam pelantikan hari ini. Jabatan kepala daerah itu terbatas, jadi kita butuh ASN yang bisa bergerak cepat,” tegasnya.
Pelantikan ini juga menjadi tindak lanjut dari hasil uji kompetensi yang diikuti 591 ASN, di mana hanya 200 di antaranya yang berhasil lolos. Proses pengangkatan ini telah mendapat restu dari Badan Kepegawaian Negara dan Kementerian Dalam Negeri.
Pesan Tegas Gubernur: Bekerja untuk Rakyat
Dalam sambutannya, Gubernur Sherly memberikan pesan tegas kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia meminta mereka untuk bekerja dengan disiplin, proaktif, dan menghindari sikap manipulatif.
“Bagi ASN yang ingin meniti karier lebih baik, bekerjalah dengan orientasi hasil, bukan hanya proses. Bekerja untuk rakyat Maluku Utara,” pesannya.
Gubernur juga mendorong para ASN untuk terus meningkatkan kompetensi melalui bimbingan teknis dan pelatihan. Ia berjanji akan terus melakukan evaluasi demi perbaikan birokrasi dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal. (red)