TERNATE – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs. H. Syamsudin A. Kadir, M.Si, secara resmi melepas peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Acara penutupan yang diinisiasi oleh BPSDM Maluku Utara ini berlangsung khidmat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Ternate, Selasa (28/04).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPSDM Maluku Utara Idrus Assegaf, para mentor, Widyaiswara, serta pejabat struktural di lingkungan BPSDM Maluku Utara.
Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa PKA merupakan proses strategis untuk mencetak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berintegritas dan memiliki kemampuan manajerial mumpuni. “Melalui PKA, kita membentuk pejabat administrator yang tidak hanya memahami tugas dan fungsi, tetapi juga memiliki kemampuan memimpin perubahan, mengelola konflik, serta membangun sinergi lintas sektor,” ujar Syamsudin.
Ia juga menekankan bahwa jabatan administrator adalah simpul penting dalam birokrasi yang bertugas menerjemahkan kebijakan pimpinan ke dalam implementasi lapangan. Oleh karena itu, ia menuntut hasil nyata dari setiap inovasi yang dirancang peserta.
“Aksi perubahan peserta harus berdampak nyata. Jangan hanya menjadi tumpukan kertas. Saya berharap momentum ini memperkuat komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat agar birokrasi Maluku Utara semakin responsif dan berdaya saing,” tegas Sekda.
Sebelumnya, Kabid Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDM Maluku Utara, Ika Agustina Sangaji, SH., MH, melaporkan bahwa pelatihan yang berlangsung selama 105 hari ini diikuti oleh 40 peserta. Peserta tersebut terdiri dari 36 orang lingkup Pemprov Malut, 2 orang dari Kemendagri, serta masing-masing satu orang dari Pemkab Halmahera Selatan dan Halmahera Utara.
“Tujuan utama PKA adalah mengembangkan kompetensi manajerial jemaah agar memenuhi standar jabatan administrator,” jelas Ika dalam laporannya.
Dalam kesempatan tersebut, panitia mengumumkan 15 peserta terbaik yang terbagi dalam tiga kategori. Nama-nama seperti Restuina Irene Djafar, ST., M.Si (Peserta Terbaik), Rinto M. Adam, SE, M.Si (Akper Terbaik), dan Zulkarnain Abd. Latif, ST., MT (Majalah Terbaik) memimpin daftar apresiasi tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi seluruh peserta. Penghargaan pada tiga kategori terbaik ini diharapkan menjadi pemicu agar aksi perubahan benar-benar diimplementasikan di OPD masing-masing,” tambah Ika.
Acara puncak ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para lulusan terbaik oleh Sekda dan Kepala BPSDM. Suasana sempat haru saat panitia memutar video kilas balik berdurasi lima menit yang merekam perjalanan panjang para peserta, mulai dari fase klasikal, sesi coaching, hingga seminar aksi perubahan.
Kegiatan ditutup dengan pelepasan tanda peserta secara simbolis oleh Sekda dan sesi foto bersama sebagai tanda berakhirnya perjalanan pembelajaran yang penuh dedikasi tersebut.