Ekspor Tuna Maluku Utara Menurun

Sektor perikanan tangkap dan ekspor ikan di Maluku Utara menurun akibat pandemi Corona. Meski begitu, ekspor masih berlangsung dengan skala yang lebih kecil.

”Ini memang turun tapi kita bersyukur dalam kondisi pandemi kita masih bisa ekspor dengan negara tujuan yaitu Vietnam tapi dengan volume yang mengalami penurunan drastis,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Malut, M. Buyung Radjiloen Halmaherapost.com, Rabu 29 Juli 2020.

Nilai ekspor pada 2020 sejak Januari – Juni sebanyak 168 ton dengan nilai devisi Rp 603 juta lebih. Padahal, sepanjang 2019 jumlah nilai ekspor tuna sebanyak 539 ton.

Beberapa negara tujuan ekspor, seperti Amerika Serikat, China, Jepang dan Korea Selatan masih menutup distribusi ekspor.

”Tahun lalu negara tersebut menjadi tujuan ekspor kita,” paparnya.

Oleh karena itu, pihaknya belum tidak bisa menaruh target devisi maupun ekspor. Buyung memastikan tahun depan target devisa diatas USD 4 juta atau lebih dari 1 ribu ton.

“Saat ini kita juga menunggu PT MMC di Morotai mau ekspor udang paname, rencananya 40 ton dengan tujuan China,” pungkasnya.

Sumber: Halmahera Post

Leave a Reply

Your email address will not be published.