Pengelolaan Lingkungan di PT. Harita Diapresiasi Gubernur

KBRN, Ternate: Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut), Abdul Ghani Kasuba didampingi Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Maluku Utara, Hasyim Daeng Barang dan Komisaris Utama Halmahera Persada Lygend, Stevi Thomas, Kamis (3/2/2022) mengunjungi wilayah operasional Harita Nickel yang beroperasi di pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan.

Gubernur Abdul Ghani Kasuba dalam dalam sambutannya mengaku bangga dengan perkembangan PT.Harita Nickel saat ini.

Untuk itu dirinya minta, dengan perkembangan ini, Harita harus tetap menjaga lingkungan karena Harita akhir-akhir ini merupakan satu perusahaan yang disorot baik di tingkat Nasional maupun Internasional.

“Saat ini dunia Internasional sedang mengarahkan perhatian ke PT. Harita, makanya saya ingin agar Harita bisa menjadi mercusuar kita di Indonesia khsusunya,” ungkapnya.

“Apalagi, keberadaan Harita di Maluku Utara khususnya di Halsel ini merupakan kampung halamann saya, dan bukan hanya Harita saja yang bangga tapi saya juga ikut bangga,” katanya.

Bahkan gubernur dua periode ini juga menginginkan agar PT. Harita tidak kala bersaing dengan sejumlah perusahan yang ada di China dengan tetap mengutamakan faktor lingkungan dan penghijauan termasuk hutan.

“Luar bisa perusahan di China waktu saya berkunjung ke sana, makanya saya berharap agar Harita bisa menjadi perusahan yang bisa menjadi contoh untuk kita semua,” tuturnya.

Selain perkembangan sangat pesat gubernur juga minta agar PT. Harita dapat lebih memperhatikan masyarakat dilingkar tambang sehingga bisa menjadi perisai saat dibutuhkan

“Perisai artinya, kalau ada orang yang masuk dan membuat rusuh maka masyarakat yang akan melawan karena ada rasa untuk memiliki,” katanya.

Penanggung Jawab Teknik dan Lingkungan (PTL) Halmahera Persada Lygend (HPL) Rico W. Albert kepada gubernur dan jajarannya memaparkan kondisi aktual operasional Harita Nickel.

Ia memastikan, keseluruhan operasional sesuai dan taat terhadap seluruh perizinan yang berlaku dan komitmen ini juga ditunjukkan dengan operasional yang baik, seperti tidak adanya fatality (kecelakaan kerja yang menyebabkan kematian).

“Semua capaian ini tak lepas dari dukungan Pemerintah Daerah, baik Kabupaten maupun Provinsi yang terus mengawasi dan membimbing perusahaan. Koordinasi yang baik ini akan terus ditingkatkan. Kami berterimakasih akan hal itu,” ujar Rico di hadapan Gubernur dan rombongan.

Rico juga menjelaskan, ke depan, Harita akan menjadi salah satu perusahaan pengelola nikel terbesar di Indonesia yang akan memberikan kontribusi optimal kepada daerah dan bangsa, tentu dengan tetap menjaga lingkungan.

Bahkan, Ia juga memastikan, perusahaan telah melaksanakan program tanggung jawab sosial dengan baik dan akan terus berupaya menjadi lebih baik.

Usai kegiatan, gubernur beserta rombongan yang didampingi Komisaris Utama HPL Stevi Thomas juga menyempatkan untuk berkeliling wilayah operasional.

Sumber: RRI

Leave a Reply

Your email address will not be published.